Kamis, 11 Februari 2016

Jalan - jalan kebun binatang Taman Sari, Bandung.



Long weekend kemarin, 6 - 8 Feb, kebetulan dapat kesempatan untuk jalan-jalan sebentar ke Bandung. Sudah lumayan lama memang tidak main ke Bandung, dan ternyata kangen juga. Karena long weekend, sebagaimana biasanya Bandung selalu macet dalam masa liburan seperti ini. Banyaknya kendaraan yang memasuki Bandung menjadi penyebab utamanya.

Menghindari macet dan mau sehat, Minggu pagi 7 Feb 2016, saya memutuskan untuk jalan-jalan bersama pacar tersayang [insya Allah jadi pendamping masa depan, Amin !!].

Selama kurang lebih 5 tahun hidup di Bandung (2007-2012, masa kuliah dan mencari kerja), belum pernah jalan-jalan dan main ke kebun binatang Bandung, tepatnya di daerah Taman Sari, dekat kampus ITB.

Perjalanan dimulai dari perempatan Cicend, nu tiasa ti bandung, pasti apal da....hehe. Jalan kaki sampai ke perempatan dekat BIP dan mengarah ke Dago, ingin ikut jalan sehat di CFD Dago. Ternyata, sampai di Dago jam 09.30 dan CFD sudah dibuka untuk kendaraan bermotor -____-. Menyusuri sepanjang jalan Dago, sampai simpang McD. Kami jadi galau, mau kemana lagi. Datanglah ide mendadak, untuk keliling kebun binatang. Jalan kaki lagi deh sampai kebun Binatang...

Setelah menyusuri daerah pinggiran Sabuga -Sasana Budaya Ganesha-, sampailah kami di pintu masuk 3 kebun binatang, lokasinya setelah pintu masuk Sabuga mengarah ke Pintu utama kampus ITB. Harga masuk kebun binatang ini, lebih mahal dibandingkan kebun binatang Ragunan, Jakarta. Tiket masuknya seharga Rp 20.000/orang, usia 3 tahun ke atas sudah harus membayar tiket masuk.


Setelah masuk, saya lumayan kaget. Karena, kebun binatang ini sedikit berbeda konsep dengan kebun binatang Ragunan. Saya, menggunakan kebun binatang Ragunan sebagai perbandingan, karena pernah ke BonBin Ragunan beberapa bulan terakhir, dan tanpa ada maksud menjelekan atau maksud subjektif lainnya.

Konsep BonBin Bandung, lebih seperti hutan kota yang di isi berbagai marga satwa. Dan diperuntukkan sebagai wana wisata yang dapat dinikmati keluarga untuk jalan-jalan bersama dan piknik. Terbukti, banyaknya tikar yang disewakan oleh masyarakat lokal yang dikelola dan ber-kerja sama dengan pengelola BonBin. Mangga dilihat videonya...



Sayangnya, saya tidak ingat untuk wawancara sedikit kepada penyewa tikar itu (Jiwa reporter dan jurnalistik pas-pas an).

Sambil jalan-jalan di dalam bonbin ini, saya lumayan memperhatikan sarana dan prasarana, jenis margasatwa, situasi dan kondisi yang terdapat di dalam bonbin ini. Dan secara tidak langsung, muncul perbandingan dengan bonbin Ragunan.

Ada beberapa yang saya perhatikan dan sempat dokumentasikan, diantaranya :




Nah, gambar diatas menunjukkan ada pohon besar yang tumbang disalah satu kandang satwa. Tidak jelas menimpa dan merusak kandang jenis satwa apa, karena tidak ada penjelasan hewan apa yang menghuni kandang tersebut. Karena, kalau di bonbin Ragunan, dibagian depan setiap kandang, ada petunjuk dan penjelasan hewan apa yang mengisi kandang tersebut.

Di bonbin Bandung ini, ada beberapa yang ada penjelasannya, ada yang tidak, seperti gambar dibawah ini...


Ada beberapa yang tidak ada penjelasan, sedangkan yang ada penjelasannya tentang jenis hewan tersebut, terlalu sedikit info yang dapat kita peroleh.

Kemudian yang cukup menarik perhatian saya, tidak adanya peta penjelasan tentang kebun binatang ini. Jadi, kita hanya dapat jalan-jalan dan melihat-lihat, tanpa bisa menentukan tujuan hendak jalan kemana, melihat hewan apa terlebih dahulu, membuat rute perjalanan pribadi, dsb. Petunjuk jalan hanya sedikit, beberapa persimpangan tidak ada penunjuk arah, ada juga penunjuk arah yang tidak akurat.






Hayo mau jalan kemana dulu....
Ada yang bisa nyasar ke semak-semak, ada yang menuju jalan buntu....hehe.
Khusus untuk petunjuk Buaya, digambar yang saya tangkap kerumunan itu sedang melihat buaya loooh, bukan mengarah sesuai petunjuk arah yang dipasang.



Dan juga jangan heran kalo lihat kandang kosong yah, mungkin hewannya sedang sakit atau dipindahkan karena tidak cocok dengan cuaca saat itu. Keep Positive !! :)



Bahkan di bonbin ini, kamu bisa dengan bebas bercengkerama dan memberikan hewan, semau kamu. Seperti yang dapat dilihat dalam gambar. Dan beberapa kandang jadi kotor, karena pengunjung melempar makanan kedalam kandang semaunya saja, bahkan ada yang menjual kacang (yang saya temui di depan pintu masuk) untuk memberi makan hewan.

Dan untuk adik-adik kalau mau datang ke bonbin mau lihat jerapah atau panda, tidak bisa di bonbin ini. Karena tidak ada.... :))

Kesimpulannya, mungkin atau seharusnya bonbin ini mendapat perhatian khusus dari instansi atau dinas terkait. Karena, sangat sayang dengan fasilitas dan lahan yang sudah ini. Ini konsep kebun binatang seperti di dalam hutan yang berada di tengah kota. Ini saja sudah keren sekali menurut saya !! Wisata dengan keluarga, mengenalkan berbagai macam hewan kepada anak-anak, seharusnya banyak penjelasan mengenai berbagai hewan ini. Karena jangan sampai tapir dipanggil babi hutan sama anak-anak (fakta kemarin dilapangan)....hehehe.

Bonus foto :
asik nih yee.....hehehe.

Bonus lagi, foto saya dan pacar....hehe. Kalo foto diatas bukan saya yah -____-



Sekian dan terima kasih :)

Bagikan

Jangan lewatkan

Jalan - jalan kebun binatang Taman Sari, Bandung.
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

4 comments

Tulis comments
avatar
30 April 2016 15.57

Mau punya casino online sendiri dan dapat uang? Dapatkan casino online milik Anda sendiri tanpa investasi silahkan klik link ini ya: http://hints.gamblingbuilder.com/id/

Reply
avatar
24 Mei 2016 16.43

Hai

Saya Sisil, perwakilan salah satu travel agent di Indonesia untuk pemasangan iklan di blog.
Saya baru saja melihat blog anda, dan saya merasa tertarik dengan postingan-postingannya.

Jadi, saya tertarik untuk memasang sponsored post di blog anda.
Untuk artikelnya, anda dapat memilih salah satu dari pilihan berikut ini:

1. Kami menyediakan artikelnya, dan anda mempublish/posting di blog anda dengan sedikit pengeditan (jika anda rasa perlu)
2. Anda yang menulis artikelnya sendiri, sedangkan kami menyediakan tema artikel dan detail teknisnya.

Artikel ini akan berisi informasi yang berkaitan dengan travel dan kami menjamin bahwa artikel kami mempunyai kualitas yang bagus dan tidak akan mengganggu pengunjung setia blog anda.

Jika anda bersedia, saya akan memberikan harga 100.000 per artikel

Jika anda membutuhkan informasi lain, silakan balas pesan ini melalui email saya

Saya tunggu balasan emailnya ya.

Terimakasih



Sisil


VAIndo | Digital Marketing
http://vaindo.com
email : sisil@vaindo.com

Reply
avatar
22 Juli 2017 01.46

Kesana Kesini Bigung Cari Bandar Terpercaya Dan Aman.Ayok Daftar Kan Diri Anda.Menang kan Ratusan Juta Hanya Di Sanadomino
~ Bandar Poker
~ BandarQ
~ Poker
~ Domino
~ Capsa Online
~ AduQ
~Sakong
Minimal deposit hanya Rp 20.000
Bonus-Bonus Menarik Yang DI Berikan SanaDomino :
* Bonus Refferal 20% Seumur Hidup
*Bonus Casback 0,3/0,5%
Ayo buruan daftar kan diri anda sekarang juga
Silahkan Klik link di Bawah Untuk Mendaftar :
http://www.sanadomino.com/Register.aspx?ref=lisalu88
Untuk Info Keterangan Lebih Lanjut Silakan Hub :
Cs sanadomino
BBM : D86E8C7A 24 Jam Online
Layanan Tercepat, Proses Deposit & Withdraw Tercepat !!!
Kami Memprioritaskan Kenyamanan Member.
poker online

Reply
avatar
13 Desember 2017 14.24

kebun binatang bandung sekarang semakin berbenah, wisata alam bandung jadi makin ketjeh

Reply