Sabtu, 07 Maret 2009

Job Design

Pengantar
Pengantar ini saya tulis guna merangkum secara garis besar tentang job design, sekaligus memudahkan Anda untuk mengetahui tentang job design tanpa perlu membuang waktu Anda untuk membaca semua artikel ini, karena materi ini saya ambil dari mata kuliah PERILAKU ORGANISASI jurusan Manajemen Bisnis TI, Program S1 IM Telkom, yang berdurasi kurang lebih satu setengah SKS untuk menyampaikannya. (ceritanya sih, kaya kata pengantar, daftar isi, and rangkuman digabung jadi satu,,,,,,,:P)
Dimulai dari pengertian job design itu sendiri, menurut saya dapat didefinisikan sebagai suatu proses perancangan pekerjaan dengan menggunakan tekhnik-tekhnik tertentu, untuk memudahkan mengerjakan suatu tugas. Karena, dengan kita membuat job design, maka kita menentukan prosedur-prosedur yang harus dijalankan, sesuai dengan tekhnik-tekhnik yang ada guna pencapaian objektif dengan efektif dan efisien.
Tekhnik-tekhnik yang ada, diantaranya :
  • Job Specialization
Sesuai dengan namanya, pekerjaan dibagi menjadi unit-unit terkecil dimana dapat digunakan seseorang/sekelompok ahli, sehingga sesuai dengan tujuan (efektif & efisien).
  • Job Expansion
Seperti yang kita tahu, expansion berarti menambahkan. Dalam hal ini diartikan sebagai penambahan pekerjaan dengan level yang masih sama dengan pekerjaan utama, agar para pekerja merasa tertantang dan tidak bosan.
  • Psychological components
Meningkatnya produktivitas berkaitan dengan meningkatnya perhatian pekerja, dan tekanan sosial menyebabkan pekerja memproduksi dalam tingkat norma kelompok.
  • Self-directed teams
Kelompok yang memberikan kuasa kepada individu untuk bekerja bersama dalam mencapai tujuan bersama
  • Motivation and incentive system
Tekhnik ini dapat digunakan untuk menyemangati para pekerja dan dapat meningkatkan loyalitas, karena mereka akan merasa diperhatikan.
  • Work method and ergonomic
Cara kerja para pekerja dapat diperbaiki dan ditingkatkan sesuai kebutuhan apabila mengikuti perkembangan tekhnologi. Jadi, dalam tekhnik ini secara garis besar membuat hubungan antara manusia dengan mesin.
Ingin informasi yang lebih lengkap tentang bagian-bagian yang telah disebutkan di atas ???
Telah saya masukkan materi lengkapnya di bawah ini (ulasan dari kuliah Perilaku Organisasi).
Selamat membaca ;)
Job Design
Proses yang menghubungkan tugas khusus dengan pekerjaan dan menentukan teknik, peralatan, dan prosedur yang harus digunakan untuk melakukan pekerjaan itu.
  • Job Specialization
Meliputi :
Membagi pekerjaan-pekerjaan kedalam bagian yang lebih kecil.
Penempatan ahli untuk mengerjakan bagiannya masing-masing.
Keuntungannya :
Keterampilan lebih dan pembelajaran yang lebih cepat.
Lebih sedikit waktu yang hilang
Membayar hanya untuk keterampilan yang dibutuhkan.
  • Job Expansion
Proses dalam menambah keanekaragaman pekerjaan , dengan tujuan untuk mengurangi kebosanan.
Metode-metode :
  • Job enlargement
Peningkatan jumlah tugas dengan tingkat kesulitan dan tanggung jawab yang sama; disebut juga beban kerja horisontal.
  • Job enrichment
Peningkatan tanggung jawab pekerja dan dalam mengendalikan pekerjaannya, disebut juga beban kerja vertikal.
Cara-caranya :
Membiarkan pekerja untuk merencanakan jadual kerja mereka sendiri.
Membiarkan pekerja untuk menentukan bagaimana kerja harus dilakukan.
Membiarkan pekerja untuk mengoreksi pekerjaan mereka sendiri.
Membiarkan pekerja untuk belajar keterampilan-keterampilan yang baru.
  • Job rotation.
Employee empowerment
Meliputi Decision making, control, dan planning.
  • Psychological components
Individu mempunyai nilai, sikap dan emosi yang mempengaruhi hasil suatu pekerjaan. Contohnya: Work is a social experience that affects belonging needs( Pengalaman kerja sosial yang berdampak pada kebutuhan yang diinginkan)
Tindakan efektif pekerja datang kebanyakan dari dalam diri individu.Contohnya: Scientific management argued for external financial rewards
  • Self-directed teams
Kelompok yang memberikan kuasa kepada individu untuk bekerja bersama dalam mencapai tujuan bersama.
Alasan terciptanya Keefektifan
Adanya pemberian kuasa kepada karyawan.
Adanya karakteristik inti pekerjaan
Memenuhi kebutuhan psikologi
  • Motivation and incentive system (Motivasi dan uang)
Manajemen Ilmiah Taylor (1911)
Pekerja sebagian besar dimotivasi oleh uang
Suggested piece-rate system(mengusulkan sisem bagi rata)
Maslow’s theory (1943)
Orang dimotivasi oleh hirarki kebutuhan termasuk didalamnya adalah uang
Herzberg (1959)
Uang dapat memberikan efek tidak puas atau netral
  • Work method and ergonomic
Studi tentang kerja, biasa disebut “human factors” merupakan penghubung antara manusia-mesin
Contoh :
Mouse
Keyboard
Tujuan utama ergonomi :
memaksimalkan efisiensi Karyawan
memperbaiki kesehatan dan keselamatan kerja
menganjurkan agar pekerja aman (comfort), nyaman (convenience) dan semangat.
Memaksimalkan bentuk (performance) kerja yang menyakinkan

Bagikan

Jangan lewatkan

Job Design
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.